Kunker ke Kodim 0909/KTM, Ini Pesan Pangdam VI Mulawarman
Pangdam
Mulawarman saat lakukan kunjungan ke Kodim 0909/KTM.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Penyambutan Kunjungan Kerja (kunker) Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman di
Kodim 0909/KTM , Kamis (8/12/2022) berlangsung khidmat dan sukses.
Kedatangan Pangdam disambut dengan hangat
oleh Dandim 0909/KTM Letkol CZI Heru Aprianto bersama Ketua Persit KCK cabang
LVI Kodim 0909/KTM Tantri Heru Aprianto.
Tampak pengalungan bunga dan penyerahan hand
bouquet, diiringi dengan tepung tawar, tarian selamat datang serta jajar sidang
dari regu jaga.
Dalam Kunker tersebut, Pangdam Vl/ Mulawarman
(Mlw) Mayjen TNI Tri Budi Utomo meletakan batu pertama pembangunan Pos
Pembinaan Terpadu (Posbindu) PTM dan Klinik Kesehatan Kodim 0909/KTM.
Selanjutnya, Mayjen TNI Tri Budi Utomo
memberikan arahan kepada prajurit, PNS Kodim 0909/KTM, Persit KCK Cabang LVl
DIM 0909 Koorcab REM 091 PD Vll/Mlw, Prajurit Subdenpom Vl/1-3 Sangatta, dan
Persit KCK Subdenpom Ranting 1-3 Denpom Ranting 5 Pom Cabang lll PD Vl/Mlw di
Markas Kodim 0909/KTM.
Dalam arahannya, Pangdam Vl/Mlw berpesan agar
jadilah prajurit yang semangat, empati, adaptif, transparan, dan inovatif.
Kata-kata ini bukan hanya sebagai simbolisasi namun harus di implementasikan
dalam kehidupan sehari-hari.
"Harus implementasikan Sapta Marga,
Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI di manapun bertugas dan berada. TNI
Angkatan Darat wajib hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun
bentuknya dan selalu menjadi solusi,” pesannya saat memberikan arahan.
Dikesempatan yang sama, Pangdam menegaskan
apabila ada keluarga dari anggota Prajurit maupun PNS yang ingin masuk menjadi
TNI agar disiapkan dengan baik segala sesuatunya seperti administrasi, fisik,
kesehatan, psikologi, dan semua materi tes untuk masuk menjadi calon.
"Ajarkan anak kita gemar berolahraga,
supaya apa. Agar fisiknya kuat, mentalnya terbentuk," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, para Prajurit dan
PNS juga ditekankan agar tidak terlibat menjadi perantara/calo dalam
pelaksanaan seleksi penerimaan calon prajurit. Apabila ada oknum Prajurit
maupun PNS yang terbukti melakukan kegiatan percaloan dalam pelaksanaan
Werving, ditambah dengan iming-iming apapun, maka akan ditindak tegas.
"Jangan terlibat narkoba, bagi Prajurit
dan PNS yang terbukti terlibat narkoba, akan dipecat. Sudah banyak prajurit,
baik golongan Tamtama, Bintara maupun Perwira dipecat gara-gara narkoba dan itu
tidak untuk ditiru," pungkasnya.
Mayjen TNI Tri Budi Utomo, meminta agar
Dandim 0909l/KTM berkoordinasi dengan Forkopimda untuk membuat SOP, konsep dan
protap penanggulangan bencana, seperti banjir misalnya. gladi posko dan gladi
lapangan sehingga satu pola secara bersama pemerintah.
"Jadi tidak berjalan masing-masing jika
semua di koordinasikan diawal. Satukan suara," imbuhnya.
Selain itu, kata Pangdam, Dandim menjadi
bapak asuh stunting dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka
kesehatan gizi buruk baik ibu hamil maupun anak-anak.
Sebelum meninggalkan Kodim 0909/KTM, Pangdam
menekankan kepada prajurit untuk selalu tetap menjaga moril dan disiplin selama
bertugas. "Hindari pelanggaran sekecil apapun dengan cara mendekatkan diri
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menjaga kesehatan diri serta keluarga
tercinta," tandasnya.(nda)